Economic of Law - Rational Choice Model
Dengan kata lain, Tindakan seseorang dianggap rasional jika ia memilih alternatif yang memberikan manfaat terbesar dengan biaya paling kecil.
Asumsi Rasionalitas dalam Economic of Law
Beberapa asumsi penting seperti berikut:
- Individualisme metodologis: setiap keputusan berasal dari individu yang rasional.
- Utility maximization: individu memilih hukum, kontrak, atau tindakan yang meningkatkan kesejahteraan mereka.
- Informasi cukup: individu tahu atau memperkirakan konsekuensi dari tindakannya.
- Respons terhadap insentif: perubahan biaya atau manfaat akibat aturan hukum akan mengubah perilaku.
Aplikasi dalam Economic of Law
Grafik Berikut terdiri dari:
Sumbu X → probabilitas tertangkap (p), dari 0 (tidak mungkin tertangkap) hingga 1 (pasti tertangkap).
Sumbu Y → Expected Utility (E(Uc) , yaitu manfaat ekonomi bersih dari tindakan kejahatan.
Kurva hijau menurun → menunjukkan bahwa semakin besar peluang tertangkap, semakin kecil manfaat kejahatan.
Probabilitas tertangkap (p)→ titik ambang p*, yaitu probabilitas penegakan hukum yang membuat E(Uc)=0.
Economic of Law - Becker Model & Kebijakan Optimal
⚖️ Economic of Law: Rational Choice & Kebijakan Optimal
Menghitung ambang rasionalitas...
Grafik ini menunjukkan efek peningkatan hukuman (F) terhadap rasionalitas pelaku.
Semakin tinggi hukuman, semakin cepat kejahatan menjadi tidak rasional.
Menganalisis efek kebijakan hukuman...
Grafik ini menunjukkan efek peningkatan hukuman (F) terhadap rasionalitas pelaku.
Semakin tinggi hukuman, semakin cepat kejahatan menjadi tidak rasional.
Sumber teori: Becker, G. S. (1968). Crime and Punishment: An Economic Approach. Journal of Political Economy, 76(2), 169–217.
Interpretasi Bentuk Kurva dalam Model Economic of Law
| Kondisi | Ciri Kurva | Makna |
|---|---|---|
| Hukuman (F) rendah | Kurva menurun lambat | Diperlukan probabilitas tertangkap tinggi agar pelaku berhenti |
| Hukuman (F) tinggi | Kurva menurun tajam | Pelaku berhenti meski probabilitas tertangkap rendah |
| Biaya moral (C) tinggi | Kurva bergeser ke bawah | Orang bermoral tinggi cenderung tidak berbuat jahat walau peluang tertangkap kecil |
| Manfaat (B) besar | Kurva naik ke atas | Insentif ekonomi lebih kuat untuk melanggar hukum |
Tabel ini menggambarkan bagaimana perubahan variabel ekonomi (B, F, C) memengaruhi bentuk dan arah kurva rasionalitas pelaku dalam teori Gary Becker (1968).
Simulasi Efisiensi Hukum — Pareto & Kaldor‑Hicks
Production Possibility Frontier (PPF)
Simulasi hubungan antara Produk A: Cotton dan Produk B: Electronics.
Pergeseran kurva ke luar menunjukkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan efisiensi produksi.
Titik A, B, dan C efisien (di kurva). Titik X tidak efisien. Titik Y dapat dicapai setelah PPF bergeser ke luar.
Keterangan Titik pada Kurva PPF
| Titik | Keterangan | Efisiensi | Keterangan Tambahan |
|---|---|---|---|
| A, B, C | Pada kurva | Efisien | Sumber daya digunakan maksimal |
| X | Di dalam kurva | Tidak efisien | Ada pengangguran atau pemborosan sumber daya |
| Y | Di luar kurva | Tidak dapat dicapai (kini) | Bisa dicapai di masa depan dengan pertumbuhan ekonomi |